There's always a place for me

           Belakangan ini, membuat gue sadar. Seberapapun berbeda nya elo, uniknya elo, sendiri nya elo, lo selalu ga sendiri. Akan ada seseorang yang memiliki kesamaan dengan lo. Tergantung seberapa besar lo mau membuka diri terhadap hal-hal diluar diri lo sendiri. Akhir-akhir ini mungkin merupakan bagian keras dari hidup gue. Dan Tuhan sudah mengajari gue bagaimana cara untuk bersyukur. Kadang kita tidak sadar, tapi di titik ketidaksadaran itulah kalian akan menemukan jawaban. 
          Ga selamanya kalian sendiri. Sulit memang, tetapi selalu ada cara untuk keluar dari semua hal itu. Keluar atau tidaknya, itu merupakan pilihan. Satu pilihan bijak akan membuat segalanya berbeda. Walau terkadang bukan kita yang selalu menentukan pilihan. Dan sekali lagi, Tuhan mengajariku itu semua.


"Adakah Cara Untuk Menangis?"

Ketika duniamu tak lagi sama
Janganlah bawa dirimu sendiri
Tersesat terlalu jauh
Karena sesungguhnya
Yang diperlukan hanyalah pengertian

Jangan berlari
Yang diperlukan mimpi bukanlah pelarian
Tetapi keberanian
Dan jangan kau berkelit dengan takdir
Atau ia yang akan membelit mu

Tangisan yang tak dapat ditangiskan
adalah yang terpedih
membuatku bertanya-tanya
untuk apa ada hati
jika tak bisa berbicara?
Bukankah ini soal pilihan?

Maka ajarilah aku
Cara lain untuk mengeruk hati
Senandung lain untuk menyelimutinya
Simpul lain untuk melepas ikatannya
Kata lain untuk merangkainya

Namun jika sudah kutahu
maka boleh lah aku lepas
Karena disana kan kutemukan yang lain
Dan ku takkan tanyakan lagi
"Adakah cara untuk menangis?"


            Maaf random -_- tapi mungkin semakin kalian coba mendalami, semakin melenceng dari jawaban. Ingat, di titik ketidaksadaran itulah kalian akan menemukan jawaban :) 


This entry was posted on Minggu, 20 Januari 2013. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response.

One Response to “There's always a place for me”