Archive for 2012

Antara Dee dan Float Project

No Comments »

Some books I've been fell in love with recently. Tentunya karena gue jatuh cinta sama semua buku karangannya Dewi Lestari. She's adorable. She's amazing. Gue udah baca semua bukunya, dan favorit gue adalah........

RECTOVERSO !
Hmmmm kalo rectoverso, kumpulan 11 cerita, yang entah kenapa setiap gue baca, rasanya ada sesuatu yang menyisip ke dalam jiwa gue. Mungkin emang gue lebay, iya gue lebay. Tapi bagi mereka yang paham, they'll love this book :)

Terus gue juga jatuh cinta sama Supernova series, yaitu: Ksatria Putri dan Bintang Jatuh, Akar, Petir, dan Partikel. Semuanya keren gila! Tapi paling suka siiih ya yang baru keluar taun ini, apalagi kalo bukan Partikel :) Dee berhasil bawa gue ke dunia yang sebelumnya belum pernah gue jelajahi. Dan jugaa alasan gue suka banget sama Partikel itu, karena sebagian besar mimpi gue ada di buku itu. 



Yang lain ga kalah keren! keren banget malah! Pertama kali jatuh cinta sama Dee sih justru karena entah kenapa gue beli buku Madre di Gramedia dulu. Sejak itu, gabisa lepas. Pokoknya, aku akan selalu nunggu karya karya hebat mu selanjutnya mbak Dee :)

Terus, akhir akhir ini lagi jatuh cinta banget sama yang namanya FLOAT PROJECT. Mungkin kalian yang nonton 3 hari untuk selamanya sama Laskar Pelangi pernah denger lagu yang mereka bawain. Gue jatuh cinta sama suaranya Om Meng, juga lirik-lirik lagunya. Sarat makna :) dan ini salah satu lagu favorit gue, yang selalu gue puter ulang-ulang di setiap saat gue lagi mau ribut sama diri sendiri. Lagunya selalu 'ngajak damai' :)


PULANG

Dan lalu...

Rasa itu tak mungkin lagi kini
Tersimpan di hati
Bawa aku pulang, rindu!
Bersamamu!
Dan lalu...
Air mata tak mungkin lagi kini
Bicara tentang rasa
Bawa aku pulang, rindu!
Segera!
Jelajahi waktu
Ke tempat berteduh hati kala biru
Dan lalu...
Sekitarku tak mungkin lagi kini
Meringankan lara
Bawa aku pulang, rindu!
Segera!
Dan lalu...
O, langkahku tak lagi jauh kini
Memudar biruku
Jangan lagi pulang!
Jangan lagi datang!
Jangan lagi pulang, rindu!
Pergi jauh!
Dan lalu...

Dan lalu...




The Comeback

No Comments »


I'M BAAAAACK!

Kesibukan masa SMA bener-bener mengalihkan gue dari dunia luar. Bahkan sampe ga kepikiran untuk nulis apa-apa di blog, saking seluruh pikiran gue udah tercurah buat sekolah. High school is sooo complicated man. Lo berjuang untuk hidup disitu. Hukum alam berlaku. And I tended to win. Akhirnya selama liburn akhir tahun 2012 ini (yang ternyata kiamat ga jadi) gue bisa relax and having me-time di depan komputer, bersantai di rumah (SMA gue bikin homesick), dan of course, berlibur!! Malem-malem lagi ngebrowse, terus kepikiran buat ngeliat blog lama. Terus agak kaget juga ngeliat post sebelum ini, sepotong cerita yang sebenernya pengen gue lanjutin cuman akhirnya mentok sampe ide doang.  Gue bahkan udah lupa pernah ngepost itu dan itu mendorong gue untuk nulis di blog malem ini (semoga seterusnya juga).

So much experiences in 2012. Sayang gue agak males menuliskan semuanya di blog. Intinya, di penghujung tahun ini, gue mau berterima kasih sama Allah yang udah ngasih gue kesempatan untuk hidup sampe saat ini, melalui tahun 2012 yang penuh dengan memorable memories. Banyak sekali perjuangan, momen berharga, dan pelajaran yang bisa diambil dari tahun 2012 ini. Sepertinya 2012 adalah tahun paling memorable bagi gue so far.  Terima kasih, 2012 :)

Sepotong Cerita #1

No Comments »


Januari 2010

Malam itu…
Awan menengadah ke langit yang gelap. Langit begitu berkabut, berusaha menghalangi gemerlap bintang, tapi sia-sia. Sama seperti langit, pikiran Awan juga diselimuti oleh kabut. Kabut kenangan, kabut perasaan, kabut kesunyian. Kabut itu menutupi seluruh pikiran dan hati Awan. Dan sama seperti bintang… satu nama mencuat begitu jelas dan terang, seolah-olah takkan pernah redup walau dengan berbagai upaya. Sambil menghembuskan nafas yang panjang dan penuh beban, Awan kembali ke dalam mobil Jeep hijau tua pemberian mendiang ayahnya semasa SMA. Awan mencondongkan badan ke kursi bagian belakang mobilnya dan meraih tas kuliahnya. Mengeluarkan buku berawarna biru tua yang lusuh dan usang, tetapi tidak berdebu. Pinggirannya yang memiliki robekan-robekan kecil, menandakan bahwa buku itu sudah terlalu sering dibuka-tutup. Awan kembali keluar dan terduduk di atas kap mobil, tempatnya terdiam sedari tadi. Ia buka halaman demi halaman bukunya itu…sembari kenangan demi kenangan melintas di angannya. Foto-foto yang tidak kalah berumur dengan sang buku, masih tertempel dengan kuat di kertas-kertasnya, sebagaimana ingatan dan perasaan tersebut masih tertanam dalam tubuhnya. Tangan Awan tidak berhenti membolak-balikkan halaman buku tersebut, hingga sampailah Ia ke halaman yang masih kosong. Awan menatap kertas kosong itu lama, lalu mengeluarkan pulpen dari saku nya. Dengan nafas yang berat dan tertahan, ia mulai menulis….

Lucu, bagaimana aku tidak pernah bangkit dari sini
Aku ingin tertawa, tapi tidak ada yang terlalu lucu untuk ditertawakan
Jika aku bangkit dan berdiri di pasir… akankah laut meninggalkanku?
Jika aku berdiri di tanah, akankah air laut mencoba untuk menggapai jemariku?
Tapi ternyata….aku terlalu takut dan tidak memiliki tenaga untuk bangkit dan menjejakkan kakiku di pasir
Seluruh tenagaku luruh dihempas ombak yang tak pernah menentu
Dengan badai yang menderu-deru
Membuat hatiku ingin tahu tapi pilu

Ingatan-ingatan itu masih terekam jelas di dalam hatiku
Bahkan otakku tidak pernah berhenti memutarnya setiap hari
Ingin rasanya aku merusak otakku sendiri, tapi tak sampai hati
Lama setelah aku sadari, ternyata ingatan-ingatan itu begitu berharga
Menyimpan harapan-harapan yang terkubur, tapi masih ada


Namaku Awan. Sesuai namaku, yang seharusnya berfilosofi cerah luar biasa, bahagia tiada tara
Tetapi lebih sering mendung tak karuan
Kau tahu? Senyummu. Wajahmu. Sorot matamu. Rambutmu.
Aku ingat segalanya tentang dirimu.

Tangan Awan sedikit bergetar. Dan kini matanya yang mulai berkabut dan mengabur. Hatinya luar biasa sesak, tetapi terus mendesak Awan untuk lanjut menulis…

Saat itu, pertama kali kita berjumpa di tempat yang tidak lazim untuk bertemu
Dan jauh setelah itu, barulah aku menyadari, hatiku telah dirampas olehmu
Aku bahkan bukanlah seseorang yang sepatutnya diingat oleh dirimu
Tetapi aku, tanpa komando, mengingatmu sepanjang waktu

Aku cukup lama hidup di dunia ini
Tetapi tidak cukup lama untuk mengerti benang merah antara kita
Haruskah kuputus benang ini dan meninggalkannya
Atau mengikatnya erat-erat di jemariku, di hatiku?
Mereka bilang waktu yang akan menjawabnya
Tetapi waktu sudah berjalan cukup lama meninggalkanku
Dan membiarkan pertanyaanku menggantung di benakku

Tolong aku, siapapun
Aku, yang dimainkan oleh perasaan
Aku, yang diusikkan dengan tanya dan dihindari oleh jawaban
Aku, yang dibenci oleh takdir karena terus mengutuknya
Aku, menunggu.

Selesai membubuhkan titik pada kata terakhirnya, Awan baru menyadari kalau halaman bukunya kehujanan. Tetesan air meresap ke kertas, membuat beberapa kata tulisan Awan menjadi luntur. Tidak, itu bukan hujan. Awan juga baru menyadari kalau pipinya sudah basah dan matanya sembab oleh air mata. Buru-buru Awan menutup bukunya, biar tidak ada lagi air mata yang jatuh menetes ke tulisannya. Awan bersandar di kaca depan mobil, sambil mendekap erat bukunya. Perasaannya tertumpah ruah mengalir bersama air matanya. Tidak lagi….Kali ini hanya boleh ada aku…tak boleh lagi ada kebohongan…Ya, untuk kali ini…aku tidak ingin membohongi diriku sendiri….Awan membatin dalam kesunyian, sambil menatap rembulan yang tahu-tahu membentuk wajah dirinya…..

BOOM-A-YEAH

1 Comment »

Kalo liat judulnya jadi selalu inget film Shark Tale. Ada yang inget? OH oke fine.

HAIIIIIII sudah lama tidak jumpa semuah. Bulan ini bulan April, dan jujur, inilah bulan paling membahagiakan selama masa gue hidup di SMA. Sekolah gue kayaknya lagi kesurupan, ngasih libur banyak nya bukan main. Dan di setiap libur gue, gue selalu berencana untuk ngupdate blog. Mulai dari rencana ngubah judul blog, rancangan headernya, sampe isinya. Awalnya udah ngerancang header. Baguss. Tapi gajadi gue pake karena sontak gue mendapat ide untuk ngebuat header gue yang baru itu. Jadi judul blog gue saat ini adalah

HAWK-EE-DA-DOO-KEE

gue sendiri gatau apa maksudnya. Emang kadang-kadang suka ada ide aneh menelusup masuk otak gue, sama kayak waktu dulu gue memberi judul blog gue "ABSURDA KABAMBA". Yang gue tau, Hawk itu burung. Kuat, tangguh, dan bebas. Makanya logo nya "Live like a Hawk". Sudah sekian terimakasih. Terserah kalau mau ngartiin nama blog gue dengan deskripsi kalian masing-masing

Sebenernya banyak banget hal-hal yang mau gue tulis, yang mau gue bagi, gue share di blog. Tapi entah kenapa ga jadi-jadi. Soalnya setiap nyalain internet, ntar tujuan menulis blog itu melenceng jadi buka 9gag, facebook, pottermore atau semacamnya. Kapan-kapan lagi yah kalo ada waktu. Love ya *smooch*

Bohemian Rhapsody of my life

No Comments »

IS THIS THE REAL LIFE? IS THIS JUST FANTASY?

Apakah semua kehidupan SMA kayak gini? Apa emang SMA gue doang? Apa emang gue doang? Rasanya kayak dengerin lagu Bohemian Rhapsody. Naek turun. Beat nya fast selooooow fast lagi. Capek banget. Tuntutan nya banyak. Tapi emang sih, gue ngejalanin semua nya sepenuh hati. Jadi ga kerasa beratnya. Dibawa selaw dan asik, diambil hikmahnya aja. Tapi, kalo dijalanin sepenuh hati, masalahnya, hati gue cuman satu. Berarti gue butuh lebih dari satu buat cadangan. Seandainya....

Sekolah di salah satu SMA unggulan di sudut ibukota, mungkin orang-orang berpikir gue capek sama pelajarannya. Nyatanya, engga terlalu. Asal udah lumayan beradaptasi, selow aja sama pelajaran fisika/ mtk yang tiap pertemuan baru, rumus baru. Udah biasa lah. Diluar itu, ternyata sekolah gue ini, tanpa diduga-duga, banyak bgt acaranya. Disini gue dituntut belajar bagi waktu, bagi tenaga, bagi pikiran. Sekolah di SMA udah kayak 70% school 30% home. SMA membuat lo yang biasanya bosen dirumah, jadi merasa homesick pol2an.

Dibalik semua itu, justru kehidupan SMA yang naik turun itu, bikin hidup lo jadi penuh tantangan. Hidup lo ga flat kayak orang lain. Serasa kayak naik jet coaster dengan kaki digantung dan berjalan mundur maju naik turun. Tegang, rusuh, tapi seru sekaligus...menyenangkan. Mungkin, ini salah satu kenapa orang-orang bilang kehidupan di SMA paling indah. Pas ngejalaninnya mungkin pahit, tapi ga disangka, lama-lama semua kepahitannya berubah jadi manis dan terkenang indah.

Disini gue ga mau ngeluh. Walau capek, tapi gue bersyukur sekolah di SMA gue sekarang. Banyak tantangannya. Banyak hal yang bisa dipelajari, mungkin gabakalan bisa dipelajari di sekolah lain. Jujur, gue seneng berada disini, gue gaakan nyesel sekolah disini, dan gue akan ngejalanin semua nya sepenuh hati. Karena, I do what I want to do :)

something called 'Relationship'

No Comments »

Fine. here we go. gue ngepost lagi setelah brjuta tahun lamanya.

Pernah ga lo punya seseorang yg deket sama lo, dan dia punya pasangan. Setelah sekian unyu dan lama nya mereka berhubungan, tiba-tiba putus begitu saja, dengan berbagai alasan. "Udah merasa ga cocok" "dia main belakang" "dia bukan buat gue" atau apalah itu. Padahal lo sendiri udah merasa, kayak, mereka tuh emang ditakdirkan untuk bersama dan udah cocok banget. Pas mereka pisah, lo ngerasa sedih ga sih? Kaget? Shock? Well, for me it's a yes. Gue jadi ga ngerti lagi apa itu pasangan, dan segala galanya. Entah itu karena gue masih 'kecil' atau gimana. Segampang itukah? Yang udah lo bangun selama ini?


Relationship. Lebih kayak, lo berdiri diatas dataran es di kutub utara. Lo kira apakah bagian yang lo injek itu aman. Tapi bisa aja tiba2 tempat yang lo injek itu runtuh, dan lo tenggelem bersama pecahan-pecahan es. Atau tiba2 kaki lo diseret sama anjing laut yang 10 hari ga makan. Gaada yang tau. Semua bisa berubah, bisa beda. 1 menit yang lalu bisa beda sama 1 menit sekarang. 1 menit sekarang bisa beda sama 1 menit mendatang. It's surprise! You'll never know what will your relationship be unless in the end. But, it will never end. So, what's the point?